Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi: PI 10 Persen Upaya Perkuat Fiskal Daerah

SEARAH.CO- Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata menegaskan pentingnya percepatan realisas PI 10 persen sebagai upaya memperkuat kemampuan fiskal daerah yang saat ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.

PI 10 persen bukan sekadar persoalan bisnis antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), melainkan menyangkut hak masyarakat Jambi sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi.

Bacaan Lainnya

“Jambi telah memberikan kontribusi besar terhadap produksi migas nasional selama puluhan tahun. Oleh karena itu, hak daerah melalui PI 10 persen harus diperjuangkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” katanya, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, bahwa hingga saat ini proses realisasi PI 10 persen masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari negosiasi porsi kepemilikan saham, penyelesaian administrasi, hingga keputusan final dari pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurutnya, kondisi fiskal Provinsi Jambi yang relatif terbatas membutuhkan sumber-sumber pendapatan baru yang berkelanjutan. Kehadiran PI 10 persen diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat kapasitas APBD, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi, DPRD, BUMD, SKK Migas, Kementerian ESDM, dan seluruh konsorsium pengelola Blok Jabung agar proses penyelesaian PI dapat segera dituntaskan.

“Ketika ruang fiskal daerah semakin sempit, setiap hak yang menjadi milik rakyat Jambi harus diperjuangkan. Jangan sampai potensi pendapatan daerah yang sangat besar justru tertunda karena proses yang berlarut-larut,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah pusat dapat memberikan kepastian hukum dan keputusan yang berpihak kepada daerah penghasil, sehingga manfaat sumber daya alam Jambi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Apabila, PI 10 persen dapat direalisasikan secara optimal, maka manfaatnya akan sangat besar bagi Provinsi Jambi, mulai dari pembangunan jalan dan jembatan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan sektor ekonomi produktif masyarakat.

“PI 10 persen bukan hanya soal angka dan saham. Ini adalah perjuangan agar kekayaan alam Jambi dapat kembali kepada rakyat Jambi dalam bentuk pembangunan dan kesejahteraan,” sebutnya.

Pos terkait