SEARAH.CO- Pelabuhan Ujung Jabung, di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi disebut-sebut akan kedatangan investor.
Investor dari Dubai inilah yang disebut-sebut akan berinvestasi untuk Pelabuhan Ujung Jabung tersebut. Tentu saja, ini merupakan kesempatan besar bagi Provinsi Jambi.
Tidak hanya dari Dubai, Jambi juga dilirik investor asal Jerman dan Belgia untuk berinvestasi terkait hilirisasi kelapa.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menyambut baik apabila ada tiga negara yang mau berinvestasi di wilayah tersebut.
Wakil Ketua II DPRD Provinsi Jambi Samsul Riduan mengatakan, bahwa setiap peluang tentu saja harus mengedepankan kepentingan masyarakat luas dan pemerintah untuk segera merespon itu.
Ditengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pendekatan pembiayaan kreatif atau creative financing menjadi solusi yang perlu dioptimalkan untuk mempercepat pembangunan.
“Dalam kondisi ekonomi yang saat ini sedang efisiensi, pemerintah pusat meminta kita untuk kreatif financing. Kalau ada yang mau investasi, harus kita follow up (tindaklanjuti), bersyukur betul,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, keberadaan Pelabuhan Ujung Jabung ini akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi.
Posisi yang begitu strategis, pelabuhan ini berpotensi besar menjadi pintu masuk ekspor dan impor sekaligus penggerak aktivitas industri dan logistik di wilayah Timur Sumatera.
“Apalagi Pelabuhan Ujung Jabung menjadi gerbang dan sumber ekonomi yang begitu besar. Ini harus kita follow up, memang disarankan harus kreatif financing,” sebutnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi membuka lebar ruang investasi asing, khususnya bagi pengusaha dari Jerman dan Belgia yang berencana berinvestasi di wilayah itu. Negara itu mulai melirik hilirisasi kelapa.
“Kita undang mereka, untuk pemaparan rencana investasinya, maunya berinvestasi di bidang apa dan lokasi dimana. Prinsipnya pemprov sangat mendukung,” ujar Gubernur Jambi Al Haris, Minggu (12/4/2026).
Al Haris memastikan, pemprov memberikan ruang untuk investor tersebut untuk melakukan investasi di Provinsi Jambi, sepanjang sesuai dengan kesepakatan saling memberikan manfaat dan tidak menyalahi aturan.
“Kita berikan tempat untuk mereka, kami dukung penuh. Kami memberikan ruang untuk mereka sepanjang sesuai dengan bahan baku yang ada di Jambi,” katanya.
Namun, Gubernur Al Haris memberikan peringatan kepada jajarannya untuk tidak bermain-main dengan datangnya investor yang melakukan investasi di Provinsi Jambi.
“Saya tekankan jangan ada staf saya yang bermain disitu. Apalagi nanti investor dipersulit dan dimintai uang, Jangan. Kita berikan tempat, kecuali kalau dia bayar pajak, kewajibannya itu hak mereka,” jelasnya.
Tidak hanya dari Jerman dan Belgia, disebutkan Al Haris, ada satu investor asing yang juga akan berinvestasi di Provinsi Jambi. Khususnya, Pelabuhan Ujung Jabung.
“Ada satu lagi, dari Dubai juga mau investasi disini, di Pelabuhan Ujung Jabung. Kita berikan tempat untuk mereka sepanjang mematuhi aturan yang menjadi ketentuan negara dan daerah,” sebutnya.





