SEARAH.CO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mendukung rencana pembangunan jalur kereta api sebagai alternatif angkutan tambang batubara sekaligus pemicu pertumbuhan ekonomi di wilayah provinsi itu sendiri.
Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah mengatakan, bahwa terkait rencana pembangunan jalur kereta api, usulan yang diusulkan oleh gubernur merupakan sebuah pemikiran yang sangat baik.
“Itu menurut saya sebuah pemikiran yang sangat baik. Memang prosesnya belum sampai kepada kita, baru berdasarkan informasi. Kalau memang dibutuhkan dukungan dalam hal ini kebutuhan anggaran dari APBD, kami bersikap akan mendukung,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Menurut politisi muda itu, gagasan yang diusulkan oleh Gubernur Jambi itu dinilai sebagai langkah strategis untuk daerah. Selain itu juga untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian di wilayah provinsi itu sendiri.
Walaupun proses regulasi dan usulan resmi belum sampai ke DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz menegaskan bahwa pihak legislatif siap memberikan intervensi dan dukungan penuh rencana pembangunan jalur kereta api angkutan batubara.
M Hafiz menyampaikan, bahwa kehadiran jalur kereta api ini tidak hanya menjadi solusi alternatif bagi carut marut persoalan angkutan komoditas, tetapi diyakini akan memberikan dampak ganda (multiplier effect) yang luas bagi perekonomian masyarakat Provinsi Jambi.
Selain itu, M Hafiz menegaskan bahwa rencana proyek jalur kereta api angkutan batubara ini, tidak akan mengganggu penyelesaian target pembangunan jalan khusus batubara.
Pemerintah dan pihak terkait sendiri saat ini masih berfokus menyelesaikan pembangunan jalan khusus batubara yang ditargetkan rampung pada tahun 2026 ini.
“Tidak masalah, karena banyak daerah juga jalan khusus batubara jalan dan kereta juga jalan. Jalan khusus batubara tetap kita kejar target selesai di tahun ini,” sebutnya.
Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris pada, Selasa (19/5/2026) menyambangi Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membahas rencana pembangunan jalur kereta api angkutan batubara.
Rencana pembangunan jalur kereta api angkutan batubara ini dari Kabupaten Bungo, melintasi Kabupaten Sarolangun, Batang Hari dan Muaro Jambi hingga bermuara ke Pelabuhan Talang Duku (Kemingking).
Dalam pertemuan itu, pembangunan jalur kereta api batubara menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran distribusi hasil tambang di Provinsi Jambi sekaligus menekan biaya logistik perusahaan tambang.
“Langkah ini memiliki peluang karena pembangunan kereta api Trans Sumatera menjadi program Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Menurut Al Haris, pembangunan jalur kereta api tersebut juga diharapkan mampu mengurangi beban angkutan batu bara di jalan raya serta meningkatkan efisiensi transportasi logistik di daerah. Dukungan dari Kemenhub menjadi sinyal positif bagi percepatan realisasi proyek strategis itu.
“Kemenhub mendukung dan mereka siap berkolaborasi dengan Pemprov Jambi mewujudkan pembangunan kereta api batubara di Jambi,” sebutnya.





