SEARAH.CO – Perbaiki jembatan penyebrangan Rp5Miliar di Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dua pekerjaan jadi korban, Rabu (20/05/2026) sekira pukul 11.15 WIB siang.
Sumber searha.co menyebutkan jika jumlah pekerja itu berjumlah 3 orang akan tetapi dua orang yang tertimpa beton.
“Jadi mereka itu ngelas yang dua orang tu, tapi betonnya yang ambruk yang diatas,” kata sumber tersebut.
Ia mencontohkan posisi ambruknya mirip dengan kejadian di Pelabuhan Tanggo Rajo beton langsung jatuh menimpa para korban saat itu.
“Sama nian ambruknya kaya tanggo Rajo dulu,” ucapnya.
Ia menyebutkan proyek tersebut nilainya Rp5Miliar tahun anggaran APBD 2024 lalu namun belum digunakan sudah roboh.
“Belum dipakai itu dari pertama dibuat sampai sekarang,” ucapnya.
Sementara itu, PLT Camat Senyerang, Budi Akmaludin, membenarkan adanya dua orang pekerja diduga tertimpa beton jembatan tersebut.
“Saya juga baru dapat informasi katanya ada dua orang pekerja jembatan di Jembatan Sungai landak jatuh tenggelam,” katanya.
Camat menegaskan para pekerja tersebut tengah memperbaiki bagian jembatan tersebut akibatnya saat bekerja tertimpa.
“Korban bekerja melakukan pengelasan pada bagian bawah jembatan dan terjadi insiden runtuh nya jembatan.” Pungkasnya.
Humas Basarnas Jambi, M Lutfi, membenarkan dua orang tertimpa runtuhannya jembatan penyebrangan di Desa Sungai Landak.
“Iyan (35) RT 05 Desa Parit Pudin Kecamatan Pengabuan, dan Nur Antoni (42) RT 03 Desa Harapan Jaya Kecamatan Seberang Kota.” Pungkasnya





