Korban Alami Luka Serius, Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pembacokan Warga Tanjabbar

SEARAH.CO – Tidak ingin tinggal diam atas kekejaman para pelaku pembacokan MF (12) Warga RT 12 Kelurahan Sungainibung Kecamatan Tungkal Ilir Satuan Reserse Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) bergerak cepat mengamankan tiga pelaku yang kini akan naik statusnya menjadi tersangka mereka yakni GR (19), RA (16), dan RI (16) Warga Kecamatan Bram Itam, Minggu (10/5/2026).

Kasat Reskrim Polres Tanjabbar AKP Ayub Peter Bernandus mengatakan korban mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam dan saat ini menjalani perawatan di RSUD KH Daud Arif serta akan dirujuk ke Jambi.

“Korban mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam dan saat ini menjalani perawatan medis,” katanya

Kasat menyebutkan kasus tersebut terjadi di Jembatan Sugeng, Desa Bram Itam Kanan, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

“Korban diketahui merupakan pelajar asal Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir. Sementara pelapor dalam perkara ini adalah seorang perempuan berinisial MS (19), warga Kelurahan Sungai Nibung,” katanya.

Saat ini tiga terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut saat ini telah dibawa ke Polres Tanjabbar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat menjelaskan Insiden bermula pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, saat kelompok “Geng PG (Parit Gompong)” diduga bersepakat melalui grup WhatsApp untuk menyerang kelompok pemuda Bram Itam.

“Sekitar pukul 23.30 WIB, kelompok tersebut berkumpul di kawasan jembatan jalan lintas roro sambil mengonsumsi minuman keras,” ungkapnya.

Kemudian mereka menuju Desa Bram Itam Kanan menggunakan empat sepeda motor.  Saat itu korban MF diketahui membawa senjata tajam jenis BR/Corbek, sementara rekannya membawa pedang.

Kasat menjelaskan sesampainya di lokasi, kelompok Geng PG diduga melempari batu ke arah pemuda Bram Itam yang sedang duduk di depan warung hingga terjadi aksi saling kejar menuju Jembatan Sugeng, RT 01 Desa Bram Itam Kanan.

“Sekitar pukul 01.30 WIB, korban MF terpeleset dan terjatuh saat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban kemudian diduga dikeroyok oleh sejumlah pemuda Bram Itam. Dalam kejadian itu, GR diduga membacok korban menggunakan parang,” jelasnya.

Kasat menyebutkan akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka berat akibat dari sabetan senjata tajam di bagian lengan kanan, pinggang kanan, dan paha kanan dan tangan patah.

“Setelah kejadian, para pelaku melarikan diri dari lokasi,” ucapnya.

Sejumlah masyarakat kemudian membawa korban ke RSUD KH Daud Arif untuk mendapatkan pertolongan medis atas kondisi korban tersebut.

” Kita sudah melakukan visum atas korban dan memeriksa sejumlah saksi,” ungkapnya.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan untuk menyerang korban yakni sebilah parang milik salah satu pemuda Bram Itam dan senjata tajam jenis BR/Corbek milik korban.

“Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tawuran dan pengeroyokan tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.” Pungkasnya.

Pos terkait