Gudang Kopra di Talang Bakung Kota Jambi Terbakar

SEARAH.CO — Gudang kopra di kawasan Talang Bakung, Kota Jambi, terbakar pada Rabu sore.

Kebakaran menyebabkan petugas pemadam kebakaran mengerahkan belasan armada untuk menjinakkan api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.43 WIB.

Setelah menerima laporan, sebanyak 13 unit armada pemadam kebakaran dan sekitar 60 personel langsung dikerahkan ke lokasi.

“Setelah mendapatkan laporan kebakaran pada pukul 17.43, sebanyak 13 unit armada dan 60 petugas dari mako langsung diterjunkan ke lokasi kejadian,” ujar Mustari.

Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali membesar.

Menurut Mustari, proses pendinginan masih dilakukan karena terdapat tumpukan kopra di dalam gudang yang mengeluarkan minyak sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Petugas juga membutuhkan suplai air serta foam atau liquid combin oil untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan.

“Api berhasil dipadamkan setelah satu jam lebih proses pemadaman dan pendinginan. Saat ini masih dalam proses pendinginan karena ada kopra yang menumpuk dan mengeluarkan minyak,” katanya.

Mustari menyebut, dalam penanganan kebakaran tersebut tidak ada petugas maupun masyarakat yang dilaporkan mengalami cedera.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Pihak pemadam kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Selain keterbatasan suplai air, petugas juga menghadapi kendala akses menuju lokasi Banyak warga dan pengendara sepeda motor yang berhenti untuk menyaksikan kebakaran sehingga menyulitkan armada pemadam bermanuver menuju titik kebakaran.

“Kendalanya saat menuju lokasi banyak sekali warga, khususnya kendaraan roda dua yang menonton, sehingga kami kesulitan masuk atau bermanuver menuju lokasi kebakaran.

Suplai air juga menjadi kendala karena kebakarannya cukup besar sehingga kami harus bolak-balik mengisi air,” jelas Mustari.

Hingga Rabu malam, petugas masih berada di lokasi untuk memastikan kondisi gudang benar-benar aman dan tidak kembali terjadi penyalaan api.

Pos terkait