LTR Coffee Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Nongkrong dengan Berbagai Menunya yang Wajib Dicoba

SEARAH.CO- Kabar gembira bagi kaum muda yang hobi berkumpul atau nongkrong dengan menyeduh berbagai minuman dan kuliner, kini telah hadir di Kota Jambi yang cocok dikunjungi dengan sahabat maupun keluarga.

Tempat yang begitu strategis, Light The Rooftop (LTR) Coffee yang berada di kawasan Tugu Juang, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi telah resmi dibuka, dengan ditandai pemotongan pita yang dilakukan oleh para owner yakni Alvin, Raga, Aldi dan Aldo.

Bacaan Lainnya

Tentu saja, LTR Coffee hadir dengan konsep yang terinspirasi dari perkembangan ruang nongkrong dan lifestyle di sejumlah kota besar, seperti Bandung dan Jakarta. Konsep itu lalu disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masyarakat Jambi.

LTR ini menawarkan pengalaman kuliner dan tempat nongkrong yang sangat wajib dikunjungi dan juga membawa misi membangun ekosistem anak muda di Kota Jambi.

Owner LTR Coffee Alvin mengatakan, bahwa kehadiran LTR merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang yang lebih proper bagi masyarakat, khususnya generasi muda Jambi.

Konsep yang diusung LTR sebelumnya telah diperkenalkan kepada masyarakat melalui soft opening. Namun, grand opening menjadi momentum untuk mempertegas arah bisnis sekaligus visi yang ingin dibangun bersama.

“Konsep ini memang yang kami tawarkan kepada anak-anak muda di Jambi. Ide awalnya terinspirasi dari konsep kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta, terutama dari beberapa tempat yang menjadi ruang berkumpul dan berkembangnya anak muda,” ujarnya.

Ia melihat masih terdapat ruang yang cukup besar untuk mengembangkan destinasi lifestyle dan ruang publik alternatif di Kota Jambi.

“Kita melihat di Jambi memang masih kurang dan minim tempat wisata. Karena itu, kami mencoba membuat tempat yang sekiranya bisa berguna juga bagi anak-anak Jambi,” katanya.

LTR kemudian mengembangkan sejumlah fasilitas yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung, mulai dari area dengan pemandangan kota, ruang nongkrong yang nyaman hingga pertunjukan musik secara langsung.

“Kami hadirkan fasilitas seperti live music, tempat yang proper, dan harapannya semua ini bisa menjadi kontribusi yang baik untuk Kota Jambi,” jelasnya.

Lebih dari sekadar bisnis kuliner dan tempat berkumpul, LTR ingin membangun positioning sebagai ruang yang dapat mendukung pertumbuhan anak muda.

Dengan kehadiran LTR ini, diharapkan dapat menjadi rumah bagi generasi muda Jambi untuk belajar, berkarya, membangun jejaring, hingga mengembangkan potensi mereka.

“LTR berkomitmen menjadi rumah bagi anak-anak muda Jambi yang ingin bertumbuh, belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi terbaiknya. Setiap langkah yang kami tempuh adalah investasi untuk masa depan,” sebutnya.

Ia menegaskan, semangat tersebut juga berangkat dari keinginan para owner yang sama-sama memiliki keterikatan dengan Jambi untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

“Kami kebetulan sama-sama orang Jambi. Jadi harapannya memang bisa memberikan kontribusi yang baik, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia,” terangnya.

Dari sisi kuliner, LTR tidak hanya mengandalkan konsep coffee shop. Manajemen juga menyiapkan pilihan makanan, termasuk menu lokal, yang dikelola oleh tim manajemen internal.

Pengembangan konsep kuliner tersebut menjadi salah satu bagian dari strategi LTR untuk membangun tempat nongkrong yang dapat diterima oleh berbagai segmen masyarakat Jambi.

Untuk pengelolaan bisnis, Alvin menyebut peran Raga, Aldi, dan Aldo turut menjadi bagian penting dalam membangun serta menjalankan konsep LTR.

“Kalau dari segi makanan, kami juga ada makanan lokal. Untuk itu ada tim manajemen sendiri yang menangani, yang didirikan bersama Bapak Raga, Aldi maupun Aldo,” kata dia.

Pada akhirnya, LTR ingin membangun sebuah brand lokal yang memiliki daya tarik dan mampu menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Kota Jambi.

“Pada intinya, kami ingin menghadirkan di Jambi tempat nongkrong kopi yang bisa diterima masyarakat Jambi,” ungkapnya.

LTR tidak sekadar membuka sebuah destinasi kuliner baru. LTR membawa ambisi untuk menjadi bagian dari pertumbuhan ekosistem kreatif dan gaya hidup anak muda Jambi, sekaligus membuktikan, bisnis lokal dapat tumbuh dengan mengadaptasi inspirasi dari kota-kota besar tanpa meninggalkan karakter daerahnya.

Pos terkait