SEARAH.CO — Berlindung dibalik pengumuman air mati Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Ferry Elvianto diduga abaikan hal konsumen atau bentuk ketidak mampuan urus air?.
Dirut PDAM Feri Elvianto terkesan ingin berlindung dibalik pengumuman yang diumumkan PDAM Tirta Pengabuan melalui media sosialnya terkait air mati. Lantas jika sudah mengumumkan apakah lepas tanggungjawab atas air PDAM yang kerap mati tidak tentu arah?.
“Sebelum nya.Kami sudah Umumkan,” katanya, Jumat (20/3/2026)
Dirut kemudian berjanji air akan hidup esok hari, Sabtu 21 Maret 2026. Namun itu apakah hanya sekedar janji atau fakta.
“Insyaallah, Besok Hidup.” Pungkasnya
Ditanya terkait dengan kompensasi atas air mati dan kerugian konsumen dampak dari air mati di saat bulan Ramadhan mati berminggu-minggu Dirut hanya membaca pesan WhatsApp itu.
Ditanya terkait inisiatif memberikan air dengan menggunakan mobil tengki ke Masyarakat Dirut juga tidak menjawab hal itu.
Diberitakan sebelumnya, air PDAM Tirta Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mati di saat masyarakat tengah membutuhkan air di akhir Ramadhan 1447 H dimana malam takbir dan esok harinya akan merayakan hari Raya Idul Fitri dengan melaksanakan sholat berjamaah di masjid.





