Saldo Nasabah di Diduga Dibobol Oknum Internal, Dirut Bank Tanggo Rajo Berkelit

SEARAH.CO –  Saldo milik nasabah di rekening Bank BPR Tanggo Rajo, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) diduga dibobol oleh oknum di internalnya sendiri informasi itu beredar di grup media sosial Facebook “Pencerahan Tanjung Jabung Barat” tapi sayangnya direkturnya malah berkelit.

Informasinya itu diunggah oleh akun @putkem. Ia mengunggah sebuah himbauan dan laporan terbuka yang bertuliskan permohonan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Provinsi Jambi untuk melakukan audit kepada bank milik Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Pemkab Tanjabbar).

Berikut pernyataan  yang diunggah oleh akun @putkem.

Kepada yth,

Kepala kantor Ojk provinsi jambi

Segera lakukan audit terhadap bank BPR Tanggo Rajo kab.tanjung Jabung Barat.

Tentang pengelolaan uang tabungan nasabah (TPP pegawai) Pemda kab.tanjab Barat. Telah terbukti kedapatan Penarikan tunai secara sepihak tampa keterangan yang jelas atau bukan di lakukan oleh nasabah sebagai pemilik tabungan serta di laku kan secara bertahap dalam satu rekening.

sehingga nasabah Mengalami kerugian hilangnya saldo pada Tabungannya.

Bukti bukti ada terdapat pemalsuan beberapa lembaran arsip Slip penarikan uang tunai dan di dukung dengan data rekening Koran yang diterbitkan dari pihak bank tsb.

Kemungkinan besar diduga masih banyak terjadi pada rekening saldo tabungan pegawai lainnya dilingkungan pemda tanjung Jabung Barat.

Mohon pihak OJK dapat menindak lanjuti melakukan pemeriksaan terhadap Bank Tanggo Rajo.

Demikianlah terima kasih.

Postingan tersebut sontak mendapatkan respon beragam dari WargaNet yang ada digrup tersebut. Bahkan postingan yang diunggah pada, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 18.30 wib ramai mendapat dukungan dari warganet.

Terkait hal ini, Direktur BPR Tanggo Rajo, Asril mengatakan pihaknya akan memberikan klarifikasi pada Rabu 29 April 2026 kemarin. Namun akhirnya klarifikasi itu bantal tanpa ada kejelasan.

“Besok hari rabu (red, 29 April 2026) kita ketemuan di Tungkal ya, saya masih di Jakarta ada ujian sertifikasi profesi pula sampai selasa (red, 28 April 2026),” ungkapnya.

Kemudian ditanya kembali terkait klarifikasi atas kasus tersebut ia bersalin sedang sibuk dengan kegiatan perbankan di saat akhir bulan.

“Sebentar pak ya, maklum kami sibuk akhir bulan,” ujarnya.

Dirut menegaskan dirinya tengah berada di Tungkal Ulu, bahkan ia kembali berjanji akan klarifikasi kembali 3 Mei 2026 mendatang.

“Kami ke wilayah ulu, mungkin senin (red, 3 Mei 2026) lah ya baiknya besok kita atur lagi waktunya,” ujarnya

Pos terkait