Kericuhan Banggar DPRD Tanjabbar, Kursi dan Palu Sidang Terbang Saat Pembahasan APBD-P 2026, Apakah Berebut Pokir?

SEARAH.CO – Kericuhan di badan anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) saat pembahasan anggaran APBD-P 2026 dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Tanjabbar apakah berbuat pokok pikiran (Pokir), Senin (31/8/2026) sekitar pukul 14.00 wib.

Bahkan, akibat keributan itu pembahasan di skor. Rapat dengan Disbudparpora ini sempat terkatung-katung rapat sebab seharusnya dilakukan, Minggu (30/8/2026) namun dewan meminta diundur menjadi hari ini yang berujung kericuhan.

Bacaan Lainnya

Disparbudpora Tanjabbar ini kerap disebut -sebur dinas banyak titipan pokir seperti lapangan voly atau kegiatan kepemudaan lainnya.

“Belum tau apa sebabnya, bisa jadi ya (red, pokir) atau hal lain kami belum tau,” ungkap sumber di sana.

Informasi yang dihimpun, kericuhan dipicu perbedaan pendapat saat pembahasan anggaran. Suasana memanas hingga sempat membuat jalannya rapat diskors sekitar 30 menit.

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar, Hasan Basri Harahap disebut merasa tersinggung dengan pernyataan anggota Komisi III, H. Assek yang dinilai tidak menghargai pimpinan saat forum berlangsung. Emosi memuncak, Harahap melempar palu sidang yang hampir mengenai H. Assek.

Tidak hanya itu, Wakil Ketua I DPRD Tanjabbar H. Syafril Simamora juga ikut terpancing emosi hingga membanting meja.

Anggota Komisi III lainnya juga terlihat ikut terpancing. Beruntung, keributan dapat segera dilerai oleh peserta rapat yang hadir sebelum situasi meluas.

“Belum terjadi adu jotos, cepat dilerai,” ujar sumber.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.

Pantauan dilokasi, setelah diskors, rapat kembali dilanjutkan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanjabbar.(*)

Pos terkait