SEARAH.CO – Membahas persiapan dan Kepastian Regulasi anggaran pekan olahraga provinsi (Porprov) Jambi di 2027 mendatang Komisi III DPRD dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan strategis yang berlangsung di KONI Provinsi Jambi ini fokus membahas persiapan serta kepastian regulasi anggaran menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi tahun 2027 mendatang.
Kedatangan rombongan legislatif tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat, Syafril Simamora, bersama perwakilan anggota dari Komisi III.
Sementara dari pihak tuan rumah, rombongan diterima langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, didampingi Sekretaris Umum Muhammad Ali beserta jajaran pengurus teras lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat, Syafril Simamora, menegaskan bahwa pada prinsipnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat sangat siap untuk mengemban amanah sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov 2026/2027. Namun, pihaknya berharap penuh agar ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut tidak mengalami penundaan lagi.
Guna mematangkan kesiapan finansial, Syafril mengusulkan sebuah skema komunikasi politik yang melibatkan seluruh kepala daerah di Provinsi Jambi.
“Kami mengusulkan agar Ketua KONI Provinsi Jambi segera duduk bersama dengan Gubernur beserta seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi untuk membahas khusus pelaksanaan Porprov ini. Langkah ini penting agar ada arahan langsung dari Gubernur kepada masing-masing kepala daerah untuk menyiapkan plot anggaran khusus demi menyukseskan Porprov di Tanjab Barat,” ujar Syafril Simamora.
Merespons usulan tersebut, Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyatakan sepakat bahwa kontinuitas kompetisi sangat krusial bagi masa depan olahraga daerah. Menurutnya, penundaan kompetisi akan berdampak buruk pada siklus pembinaan atlet-atlet lokal yang selama ini sudah berlatih keras.
Sebagai langkah antisipasi jika kemampuan APBD pemerintah daerah nantinya masih belum mencukupi, AKBP Mat Sanusi membeberkan bahwa KONI Provinsi Jambi tengah berupaya mencari alternatif pendanaan dari sektor swasta dan korporasi.
“Kami terus berupaya melakukan koordinasi dan menjajaki komunikasi dengan pihak SKK Migas untuk ikut mensuport kegiatan Porprov nantinya, terutama jika anggaran daerah dirasa masih belum memungkinkan. Sangat disayangkan bagi program pembinaan atlet kita kalau sampai pelaksanaan Porprov ini kembali ditunda,” tegas AKBP Mat Sanusi.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus mengawal seluruh tahapan persiapan. Sebagai tindak lanjut konkret, poin-poin krusial dan hasil kesepakatan rapat koordinasi antara KONI Jambi dan DPRD Tanjab Barat ini akan segera dirangkum untuk dilaporkan langsung kepada Gubernur Jambi guna mendapatkan arahan kebijakan lebih lanjut.





