Bau Busuk Dinas Lingkungan Hidup Tanjabbar, 420 Petugas Kebersihan Gajinya Tak Kunjung Dibayar Tapi DL Pejabatnya Mengalir Deras

SEARAH.CO — Bau busuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sebanyak 420 petugas kebersihan gajinya tidak kunjung dibayarkan akan tetapi dinas luar (DL) pejabatnya mengalir deras.

Informasinya yang dihimpun searah.co gaji para petugas kebersihan yang meliputi sopir, ABK (petugas sampah yang di mobil), petugas TPA (tempat pembuangan akhir), petugas taman, penyapu, pemungut sampah, petugas kebersihan sungai semuanya belum bergaji.

Badahal di 2025 kejadian seperti ini hanya sekali terjadi tapi tentu berbeda di 2026, hampir setiap bulan gaji petugas kebersihan molor tidak tentu arah waktu gajiannya. Badahal kerja mereka pantang ada tumpukan sampah.

“PLT harus bertanggungjawab, total semuanya itu 380 (bidang kebersihan) + 40 (bidang kehayati),” kata sumber searah.co.

Bukan sedikit jumlah petugas kebersihan yang mencapai 420 orang tersebut mereka mengantungkan hidupnya pada gaji di dinas yang diberi mandat untuk menjaga kebersihan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) tercinta ini. Sampah menumpuk dicaci tapi gaji telat seolah tutup mata.

Gaji-gaji para petugas kebersihan ini mulai dari 1 juta hingga 2,3 jutaan yang hingga kini belum menemui titik terang kapan dompet-dompet mereka terisi agar bisa membeli kebutuhan hidup dan rumah tangganya.

“Supir DT 2.1-2.3 juta, Supir pickup 1.8 juta, ABK 1.5-1.8 juta, Penyapu 1.5 juta, Pemungut 500 ribu, Petugas sungai 1.2 juta dan Pemotong rumput 1.5 juta,” ungkapnya.

Ia menyebutkan ada kesan yang tidak adil mengapa pegawai yang tidak beriman kotor dalam sampah dan kebersihan Tanjabbar dinas luarnya terus cair tapi petugas kebersihan tidak.

“Tapi PNS yang DL terus dana DL nya cair terus.” Pungkasnya

Terkait hal ini, Plt Dinas Lingkungan Hidup Tanjabbar M Firdaus Khatab belum merespon pesan WhatsApp seara.co

Pos terkait