Ulah Kadis Damkartan Tanjabbar Paksakan Pos Batang Asam, Sebabkan Pegawai Menjerit Gaji Terpotong Ongkos, Hingga Terlilit Utang

SEARAH.CO — Ulah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang diduga memaksakan untuk meresmikan dan mengoperasikan Pos Batang Asam, sebabkan pegawai menjerit gaji terpotong ongkos hingga terlilit utang.

Salah satu pegawai Damkartan Tanjabbar kepada searah.co mengatakan satuan tugas (Satgas) di Dinas Damkartan Tanjabbar banyak yang masih berstatus honorer yang gajinya hanya Rp1,5juta itu sungguh sangat tersiksa akibat pos baru di Batang Asam. Ia juga menyebutkan untuk makan anak dan istri saja menurutnya sangat tidak cukup.

“Iye satgas di damkar tu banyak yang honor gaji nya untuk makan hari-hari saja dak cukup,” kata sumber searah itu.

Ia menegaskan langkah untuk mengatasinya yakni dengan cara mencari penghasilan diluar jam dinas.

“Jadi mau tak mau lah 2 hari of untuk kerja cari seseran tambahan untuk biaya hidup itupun masih pas-pasan lah kalau di tugaskan piket ke Batang Asam ongkos berangkat pulang pergi 100 ribu belum tentu cukup,” ungkapnya.

” Berarti harus cari tambahan lagi, jadi biasa dengar kawan-kawan ngeluh kalau dirolling bikin tambah banyak hutang kata kawan-kawan,” sambungnya.

Ia menjelaskan kalau tidak naik travel terpaksa harus menggunakan kendaraan sendiri. Jika ingin menggunakan kendaraan dinas milik Damkartan kondisi kendaraan tidak memungkinkan justru membahayakan pengguna sendiri.

“Ini jelas memaksakan kehendak dia (red, Kadis Damkartan Iswardi) kami mau dak mau nurut, mana berangkat pakai kendaraan dewek beli minyak dewek, mana motor satgas damkar sudah odong-odong semua truk nian kami.” Tandasnya.

Sementara itu, Kadis Damkartan Tanjabbar Iswardi dikonfirmasi searah.co melalui pesan WhatsApp tidak merespon pesan hanya bercetang satu

Pos terkait