SEARAH.CO — Proyek tanggul di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Tanjung Jabung Barat (Tanjanbar) yang bersumber dari APBD-P sebesar Rp580juta yang dikerjakan CV Sumber Abadi Sentosa di Parit Hajar, RT 3 Desa Muara Sebrang Kecamatan Sebrang Kota itu mengalami jebol dan longsor.
Proyek yang seharusnya masih masa pemeliharaan itu kini malah dikerjakan oleh masyarakat secara manual karena masyarakat kesal dengan dinas dan kontraktor. Masyarakat yang memperbaiki itu diberi uang oleh konsultan sebesar Rp1,5juta lewat ketua RT diduga yang itu akan dibagikan ke 30 orang yang bekerja.
“Perbaikan hari ini Senin 10 November 2025 secara manual pakai cangkul karena kontraktor dan dinas ga peduli,” kata sumber searah.co.
Ia juga heran tanggul yang baru selesai tersebut seharusnya masih masa pemeliharaan tapi saat rusak tanggul jebol dan longsor justru dibiarkan.
“Kalau lama-lama ga dibaiki kebun kami hancur tenggelam nunggu dinas sama kontraktor entah kapan dikerjakan,” ucapnya dengan nada kecewa.
Ia menyebutkan jika ada uang yang diberikan oleh konsultan pengawas sebesar Rp1,5juta lewat RT. Uang itu diduga akan dibagikan kepada 30 orang g yang melakukan gotong royong untuk perbaikan tanggul.
“Ada dikasih uang oleh pengawas malah lewat RT 1 juta 500 tadi.” Tandasnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Tanjabbar Apri Dasman belum merespon konfirmasi searah.co melalui pesawat WhatsApp terkait perbaikan proyek tersebut.





