SEARAH.CO – Perpustakaan Sekolah Mengah Atas Negeri (SMAN) 8 Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) roboh saat proses rehab, kepala sekolah (kepsek) mengaku jika banguna itu tidak layak pakai.
“Bangunan itu sudah lama tidak digunakan. Karena lantai nya melengkung dan tiangnya terlalu jarang,” Kata Kepala Sekolah SMAN 8 Tanjabbar, Arie Gusman, Selasa (9/12/2025).
Arie menjelaskan bangunan tersebut roboh bukan pada hari ini melainkan pada 6 September 2025 lalu sekitar pukul 12.00 wib saat hujan lebat dan angin disitulah bangunan tersebut roboh.
“Ada badai siang itu, saya sudah pulang dari sekolah dapat informasi bangunan roboh kami ke sekolah ngecek dan lapor ke Disdik Provinsi dan Kementrian,” ungkapnya.
Arie menjelaskan saat kejadian proses rehab gedung perpustakaan itu sedang berlangsung yakni penambahan ketinggian gedung. Selain itu pembangunan tersebut tinggal memasang kuda-kuda atas dan atap.
“Nambah ke atas bangunan nya biar tinggi dan ganti atap,” ucapnya.
Namun saat ditanya mengapa bangunan sudah tidak layak pakai kemudian direhab hanya ditinggikan. Ia menyebutkan itu semua konsultan yang mengetahui sebab mereka yang memahami terkait teknis bangunan.
“Itu kan robohnya karena angin dan hujan dan lantai tergenang air bukan pas pekerjaan,” bantahnya.
Namun ia mengaku pekerjaan itu sudah 22 persen dari total pekerjaan. Ia juga menegaskan sudah melaporkan semua kejadian itu kementrian dan provinsi.
“Pekerjaan itu semuanya dihentikan atau disetop sudah sejak kejadian dan kita sudah koordinasi dengan pihak terkait termasuk meminta surat pernyataan dari kepolisian jika bangunan itu roboh karena alam.” Tandasnya.





