SEARAH.CO — Diduga ingin cari nama menjelang lelang jabatan pimpinan tinggi pratama Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Iswardi memaksakan mengoperasikan Pos Damkartan Batang Asam.
Kadis Damkartan Tanjabbar Iswardi diketahui sudah menjadi kepala Dinas Damkartan Tanjabbar sejak 2017 lalu hingga saat ini.
Hal ini terungkap dalam grup WhatsApp Damkartan Tanjabbar. Dimana para petugas yang ditugaskan disana protes dalam satu pos Damkartan Batang Asam hanya terdiri dari 4 orang. Lebih parahnya lagi ke empatnya tidak ada yang bisa mengoperasikan kendaraan roda empat alias mobil.
“Gek Dio numbur pulak,” ungkap percakapan dalam grup tersebut yang diduga akibat dalam satu grup piket tidak ada yang bisa mengendarai kendaraan mobil.
Hal itu juga diperkuat dengan adanya pertanyaan serupa dari salah satu anggota grup lainnya jika dalam satu grup piket tidak ada yang bisa menyetir kendaraan.
“Kami didalam satu regu ga ada yang bisa ngopi macam mana ini,” ungkapnya.
Tidak hanya itu kesan dipaksakan pos Damkartan Batang Asam yakni para petugas yang dirolling ke pos tersebut juga mempertanyakan kesiapan fasilitas Damkartan dalam menjalankan tugasnya nantinya.
“Kabarnya belum siap alat pendukung dan lainnya jadi gimana nanti disana,” ucapnya.
Selain itu dugaan kadis damkar merasakan diresmikan pos Damkartan pada Jumat (24/10/2025) mendatang itu juga terlihat dari tidak adanya koordinasi satu dengan yang lainnya karena ada regus sampai tidak punya sopir.
Selain itu dalam satu regu piket hanya terdiri 4 orang personil untuk menunjang pemadaman hal ini tentu sangat tidak relevan.
“Masak iya 4 orang ini kan lucu madamkan api 4 orang wilayah yang besar pulak tugasnya. Fasilitas pendukung operasional juga belum ada, di paksakan sekali,” ungkap sumber searah.co saat dikonfirmasi melalui telfon.
Sementara itu masih dari dalam grup wa tersebut anggota damkar juga mempertanyakan hal itu. “Fasilitas di pos Batang Asam itu apakah sudah siap semua? Terus anggota yang piket disana nanti perginya pakai kendaraan pribadi ya? Anggota disini sudah susah jangan dipersusah lagi.” Pungkasnya.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut diatas melalui pesan WhatsAppnya oleh searah.co, Rabu (22/10/2025) malam Kadis Damkartan Tanjabbar Iswardi belum merespon. Pesan WhatsAppnya hanya bercetang satu saja.





