SEARAH.CO — Dana bagi hasil (DBH) untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) di pangkas akibatnya pembangunan di daerah terancam terhambat begini kata Bupati?.
“Dengan adanya pemotongan DBH tersebut tentunya berdampak terhadap program-program yang telah ada,” kata Bupati Tanjabbar Anwar Sadat, Senin (4/9/2025).
Bupati menyebutkan sejumlah cara telah tengah disiapkan untuk mengatasi persoalan akibat dari pemotongan DBH tersebut. Salah satu upayanya yakni mengubah target dengan sekema pembagunan secara bertahap.
“Meskipun demikian pembangunan tetap dilaksanakan secara bertahap,” ungkapnya.
Ia mengaku belum mengetahui pasti berapa besaran potongan DBH tersebut. Namun ia berharap meski ada potongan diharapkan tetap lebih besar dari daerah lainnya.
Menurutnya, Tanjabbar merupakan daerah penghasil disektor minyak dan gas (migas) terbesar di Provinsi Jambi. Tentu hal ini meski ada pemangkasan harus tetap lebih besar dari daerah lainnya.
“Berapa pembagian tersebut kita belum tahu, namun berharap daerah kita lebih besar karena sebagai daerah penghasil,”harapnya.
Saat ini kata Bupati, konektifitas antar wilayah terus digalakkan oleh Pemkab Tanjabbar. Salah satunya daerah Senyerang – Pengabuan dan sebrang kota yang selama ini sangat kecil tersentuh pembangunan.
Kemudian konektifitas untuk kecamatan yang berada di wilayah ulu terus dilakukan agar pemerataan pembangunan antar wilayah di Tanjabbar terus berjalan.
“Jalan Pengabuan-Senyerang-Sungai Rambai hingga ke ujung sudah tembus. Ini akan membuka akses bagi masyarakat di 6 wilayah hulu, saat ini fokusnya adalah pengerasan jalan.” Tandasnya





