SEARAH.CO – Sempat tidak di anggap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Pemkab Tanjabbar) balap pompong sukses di gelar Polres Tanjabbar hadiahnya biki semangat.
Lomba pompong yang biasanya rutin digelar oleh Pemkab Tanjabbar setiap tahunnya dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI dan Hari Jadi Tanjabbar. Namun pada HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjabbar ke-61 lomba pompong ditiadakan oleh Pemkab Tanjabbar.
Ditiadakan lomba balap pompong oleh Pemkab Tanjabbar itu menuai protes oleh masyarakat baik di media sosial Facebook hingga aksinyata yakni dengan mengeber pompong saat perlombaan mancing berlangsung.
Demi mewadahi protes masyarakat tersebut Polres Tanjabbar menginisiasi dan melaksanakan lomba balap pompong yang diselenggarakan pada Sabtu (22/8/2026) kemarin dengan peserta mencapai 72 tim serta hadiah yang luar biasa yakni 3 unit motor, 3 unit sepeda listrik dan lainnya yang digelar di Water Front City (WFC) Kuala Tungkal.
Acara itu dihadiri oleh Sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat daerah turut hadir, di antaranya Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi, S.I.P., M.Han., serta Wakapolres Tanjab Barat Kompol Andi Musahar, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono menyampaikan bahwa lomba balap pompong bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana pelestarian budaya dan tradisi masyarakat pesisir.
“Lomba pompong ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan wujud pelestarian budaya, semangat kebersamaan dan sportivitas masyarakat Kuala Tungkal. Melalui kegiatan ini, kita juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai sungai sebagai sumber kehidupan,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas serta mengingatkan masyarakat yang menyaksikan perlombaan untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan lomba balap pompong yang dinilai memiliki ciri khas tersendiri bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi para nelayan dan masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar daerah.
“Balap pompong merupakan salah satu aktivitas lomba yang menjadi ciri khas Kabupaten Tanjab Barat dan memiliki keunikan tersendiri. Kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal dan tradisi masyarakat,” kata Bupati.
Perlombaan menggunakan rute sepanjang 1 kilometer dengan lebar lintasan 50 meter.
Peserta menggunakan pompong berbahan kayu dengan ketentuan keselamatan, termasuk penggunaan jaket pelampung. Setiap babak race hanya meloloskan satu peserta ke babak berikutnya hingga memasuki babak final.
Setelah melalui seluruh tahapan perlombaan, panitia menetapkan hasil sebagai berikut:
Juara I: Peserta Nomor 24
Juara II: Peserta Nomor 28
Juara III: Peserta Nomor 53
Juara Harapan I: Peserta Nomor 51
Juara Harapan II: Peserta Nomor 16
Juara Harapan III: Peserta Nomor 43
Selain hadiah utama berupa tiga unit sepeda motor dan tiga unit sepeda listrik, panitia juga menyediakan berbagai hadiah dan doorprize bagi peserta serta masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut turut disalurkan 150 paket bantuan sosial yang masing-masing berisi satu dus mi, satu liter minyak goreng, dan lima kilogram beras.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan dilakukan personel Polres Tanjab Barat bersama instansi terkait.
Kabag Ops Polres Tanjab Barat AKP Hermanto, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan langkah preventif, pengaturan arus masyarakat di sekitar lokasi serta pemantauan jalur perlombaan.
“Personel kami bersama instansi terkait melakukan pengamanan secara terpadu untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi arahan petugas dan bersama-sama menjaga keselamatan selama perlombaan,” ujar AKP Hermanto.
Kegiatan Presisi Merdeka Balap Pompong berlangsung dalam suasana meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kehadiran ribuan warga sekaligus menunjukkan bahwa tradisi bahari dan kearifan lokal masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Tanjab Barat.





