Pengendara Tewas di Betara Diduga Akibat Kontraktor Jalan Jambi – Kuala Tungkal  Tak Profesional Kerja PT Bangka Cakra Karya di Pertanyakan

SEARAH.CO – Pengendara tewas di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) diduga akibat kontraktor yang mengerjakan Jalan Jambi – Kuala Tungkal tidak profesional PT Bangka Cakra Karya di pertanyakan.

Sejumlah masyarakat yang melintas di Jalan Jambi – Kuala Tungkal menyebutkan jika banyak jalan yang sengaja di keruk untuk ditampal mengaku hampir jatuh saat melintas di jalan tersebut.

Mereka mengaku tidak adanya rambu-rambu pemberitahuan jika jalan tersebut tengah dilakukan pengerukan untuk dilakukan penambalan.

“Saya hampir kemarin jatuh, karena terkejut posisi jalan tiba-tiba berlubang, untung bisa menghindari lubang itu,” kata masyarakat yang engan namanya disebutkan.

Tidak hanya itu, sumber lainnya menyebutkan dirinya mendesak agar pekerjaan penambalan itu secepatnya di lakukan agar tidak membahayakan pengendara yang melintas.

“Jangan lama-lama seharusnya habis dikeruk langsung di tampal jadi ga bahaya bagi pengguna. Ban bisa rusak kalau seperti ini. Apalagi malam hari cukup membahayakan,” ucapnya.

Ia mendesak BPJN Jambi untuk mengawasi kerja PT Bangka Cakra Karya yang mengerjakan proyek tersebut agar kerjanya lebih profesional bukan asal-asalan dan membahayakan pengendara.

“Balai harus serius ngawasi membahayakan ini lubang-lubang begini.” Pungkasnya.

Lurah Sukorejo, Abdi Muda Siregar mengatakan dalam satu pekan ini sudah ada korban meninggal dunia akibat adanya jalan yang dilubangi untuk dilakukan penambalan.

“Kita sudah panggil Kontraktor nya kita suruh serius kerjanya jangan terjadi lagi korban-korban,” katanya, Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan pihaknya meminta Kontraktor untuk memasang rambu-rambu lalulintas dilokasi pekerjaan jalan yang membahayakan masyarakat yang melintas.

Selain itu, Abdi juga meminta BPJN Jambi untuk memantau kerja kontraktor dilapangan agar kerjanya menggunakan standar keselamatan untuk para pengguna jalan.

“Kita minta BPJN juga jangan lama-lama memperbaiki fatal akibatnya ke pengguna jalan,” ujarnya.

Abdi menegaskan pihaknya telah memanggil Kontraktor tersebut dan mereka berjanji akan menerapkan rambu -rambu jalan saat bekerja agar tidak menyebabkan kecelakaan.

“Kita sudah panggil mereka tadi di kantor untuk menyampaikan keluhan masyarakat dan warga yang melintas.” Tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan searah.co tengah mencari akses untuk mengkonfirmasi pihak perusahaan PT Bangka Cakra Karya selalu kontraktor yang mengerjakan Jalan tersebut.

Pos terkait