Anggota DPRD Provinsi Jambi Soroti Handscoon di RSUD Raden Mattaher Kena Efisiensi

SEARAH.CO- Dalam rapat paripurna, anggota DPRD Provinsi Jambi Mohd Rendra Ramadhan Usman menyoroti persoalan handscoon (sarung tangan medis) di RSUD Raden Mattaher Jambi dikenakan efisiensi.

Menurutnya, handscoon tersebut merupakan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan, guna mencegah infeksi dan penularan kuman antara pasien dan petugas.

Bacaan Lainnya

“Karena itu untuk keselamatan perawatan dan keselamatan pasien. Seharusnya jangan kena efisiensi,” ujarnya usai rapat paripurna, Senin (26/1/2026).

Hal tersebut ditemukan saat dirinya mendatangi RSUD Raden Mattaher Jambi. Tenaga kesehatan juga bercerita kepada dirinya bahwa efisiensi ini terdampak kepada handscoon.

“Ini saya temuin tadi malam di rumah sakit. Nakes sendiri yang bercerita bahwa efisiensi ini terkena sampai masalah handscoon,” katanya.

Ia juga mengaku geram kepada RSUD Raden Mattaher Jambi. Menurutnya, RSUD Raden Mattaher Jambi adalah rumah sakit rujukan terakhir dari seluruh kabupaten atau kota.

“Rumah sakit ini, rumah sakit rujukan terakhir dari rumah seluruh kabupaten. Sekedar handscoon saja tidak ada, karena efisiensi,” sebutnya.

Dalam hal ini, Gubernur Jambi Al Haris meminta kepada Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Ike Siviana untuk mengecek setiap ruangan yang ada disana.

“Dicek lagi bu Ike, nanti bu Ike harus cek ke semua ruangan-ruangan disitu,” kata Al Haris saat rapat paripurna.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Ike Silviana saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, namun WhatsApp-nya terlihat centang satu atau tidak aktif.

Pos terkait