SEARAH.CO — Tim SAR gabungan menemukan Ardan Maulana (23) Warga Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar ) dan Sandi (27) warga Maju Jaya masih dilakukan pencarian.
Peristiwa ini diduga terjadi akibat perahu yang digunakan saat pulang dari kerja terbalik di Sungai Pengabuan dimana jalur ini digunakan keduanya, Jumat (9/1/2026).
Namun hingga Minggu (11/1/2026) keduanya belum juga sampai di rumah. Keluarga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Basarnas Kuala Tungkal. Tim yang turun kemudian menemukan Ardan Maulana satu dari dua korban itu dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Jambi, Adah sudarsa mengatakan pihaknya menemukan satu dari dua korban. Tim SAR gabungan telah melakukan evakuasi kepada korban yang ditemukan. Sementara itu satu korban lagi tengah dilakukan pencairan dengan cara menyisir titik yang diduga menjadi lokasi kejadian.
“Peristiwa ini bermula saat kedua korban, Ardan Maulana (23) dan Sandi (27), pulang bekerja dari Pabrik Kicun pada Jumat malam (9/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Keduanya berangkat menggunakan perahu menuju kediaman mereka di RT 15 Tungkal Harapan melalui jalur Sungai Pengabuan,” katanya
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi koordinat 0∘49′50.7″ S, 103∘25′19.5″ E,” sambungnya.
Ia menjelaskan hanya berselang sekitar setengah jam setelah operasi dimulai, tim berhasil menemukan satu korban Ardan Maulana (23), warga Jl. PLN Lama, Kelurahan Tungkal Harapan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 1 Mil dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah duka.
“Selanjutnya untuk data Korban yang masih Dalam Pencarian: Sandi (27), warga Dusun Maju Jaya” lanjutnya
Pencarian sempat menghadapi tantangan akibat kondisi air sungai yang sedang pasang, meski cuaca di sekitar lokasi terpantau berawan. Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya USS Tungkal,Polairud Tanjabbar, Pos AL Tungkal,BPBD Tanjabbar, PMI, Serta bantuan dari masyarakat setempat. Tim SAR gabungan menyisir area menggunakan alut (alat utama) berupa RIB 02, rubber boat, serta didukung peralatan navigasi dan komunikasi lengkap.
“Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR masih terus dilanjutkan untuk mencari keberadaan korban kedua sesuai dengan rencana operasi yang telah disusun,” pungkasnya.





