SEARAH.CO — Banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) puluhan rumah, akses jalan putus dan kantor desa teredam wargapun mengungsi.
Kepala BPBD Tanjabbar Zulfikri mengatakan data yang diperoleh pihaknya dari Kecamatan Tungkal Ulu lebih kurang 34 rumah warga dari tiga desa teredam banjir.
“Tiga desa yang terendam tapi tidak semua kena anjir penuh,” katanya, Jumat (2/1/2026).
Ia menyebutkan Desa Pematang Pauh banjir akibat dari meluapnya air sungai Luntuk sehingga banjir tersebut hampir ke Jalan Lintas.
“Sampai kerumah warga terendam sebanyak 14 rumah meliputi RT 02, RT. 03. dan RT 05 dan Kantor Desa Pematang Pauh juga ikut terendam sampai dengan lantai kantor,” ungkapnya .
Zulfikri menjelaskan Desa Tanjung Tayas juga terdampak dari banjir ini akibat dari meluapnya air sungai Bumbung. Jumlah rumah terdampak sudah masuk air kedalam rumah warga sebanyak 18 rumah.
“Meliputi 3 RT dan akses jalan dari luar lintas ke dusun dalam sementara ini terhambat karena kendaraan roda 2 maupun roda 4 tidak dapat lewat karena banjir tersebut,” ucapnya.
Sedangkan Desa Badang ada 2 rumah yang terdampak yang berada di kebun dan kolam posisi air masih di bawah rumah. Akibat banjir ini kerugian terdampak sekitar 5 kolam rusak tenggelam dan bibit ikan ikut hanyut.
“Dari banjir ini korban jiwa tidak ada, warga mengungsi sudah ada tempat di sanak saudara nya terdekat.. dan Pemdes Tanjung Tayas juga sudah menyiapkan aula madrasah dan masjid bila nanti rumah belum dapat digunakan.” Tandasnya





