Kok Bisa? Proyek Jalan Beton TPU Raudatul Tungkal 3, Rp287Juta Tabrak Kuburan dan Lebarnya Berbeda, Begini Kata Lurah

SEARAH.CO — Kok bisa Proyek Jalan Beton Makam Rp287 juta di Jl TPU Raudatul RT 6 & RT 16 Kelurahan Tungkal III Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAU) menabrak berbeda-beda.

Pantauan searah.co, Minggu 30 November 2025 dilokasi terlihat jalan terbagi ke 4 titik dalam kawasan area makam TPU Raudatul. Jalan pertama cukup panjang dibandingkan dengan jalan lainnya. jalan ini separuh sudah dilakukan penimbunan dan separuhnya belum. Namun jalan yang pertama ini sedikit unik pasalnya jalan tersebut terputus atau menabrak kuburan.

Selain itu jalan tersebut juga lebarnya berbeda-beda dari satu titik ke titik lainnya. Tidak hanya itu, pembuangan air di jalan pertama juga asal-asalan dibuat dengan pipa dengan posisi pipa lebih tinggi dari posisi genangan air yang tepat dibelakang rumah warga. Akibatnya air tidak bisa melintas dan menjadikan genangan dibelakang rumah warga.

Sementara itu, di jalan kedua masih di area makam TPU Raudatul juga terlihat jelas lebar jalan berbeda-beda ada yang hampir satu meter ada yang hanya sekitar 30 cm lebih kurang. Panjangnya pun lebih pendek dari jalan yang pertama.

Ketiga, jalan yang masih dikawasan TPU ini juga bisa berkelok -kelok dan panjangnya tidak begitu pajangan lebih pendek dari yang kedua.

Sementara itu, jalan yang ke empat masih dalam proses penimbunan dan pekerjaan. Sama seperti jalan yang pertama masih dalam proses pekerjaan.

Sementara itu, Lurah Tungkal III Hidayatullah mengatakan jalan malam itu dibuat atas permintaan warga karena kerap banjir makam tersebut. Tapi anehnya, jalan dibangun tapi tidak dibuat tanggul otomatis air pasang tetap masuk.

“Itu atas permintaan masyarakat, jadi biar ga banjir,” katanya. Ditanya mengapa bukan di turap agar air tidak masuk ia tetap ngotot jalan dalam makam atas permintaan masyarakat.

Ia mengaku ada jalan yang lebar berbeda-beda itu tidak masalah. Ia berdalih itu bisa diganti dengan lebar yang diperpanjang atau dilebihkan untuk mengganti lebar yang kurang disejumlah titik.

“Nanti diganti dengan panjang nya,”ungkapnya ditanya terkait dasar hukumnya apa ia tetap sebut diganti dengan panjang.

Lurah bahkan tidak mengetahui adanya saluran air yang kecil dan posisinya tinggi sehingga air tidak bisa melintas akibatnya air jadi genangan dibelakang rumah warga.

“Itu belum tau kami nanti kami cek,” ucapnya.

Ditanya soal gambar dan perencanaan mengapa bisa berbelok-belok jalannya, jalan lebarnya berbeda-beda ada yang satu meter bahkan ada yang sekiranya hanya 30 cm saja. Bahkan ada yang terputus-putus oleh makam. Ia mengaku ada namun ia tidak menunjukkan gambar tersebut. “Ada gambar dan perencanaan nya.” Tandasnya

 

 

Pos terkait