SEARAH.CO — Sibuk di media sosial (Medsos) dan jarang masuk kantor, Camat Muara Papalik Fidruzal klaim blusukan serap kebutuhan masyarakat sehari bisa 3 hingga 6 desa.
“Saya ini bukan DL (red, dinas luar) saya ini kegiatan ke desa-desa jadi saya buatkan SPT. Kalau mau absen ke kantor ga bisa jarak desa ke desa jauh dak tekejar,” kata Camat Muara Papalik Fidruzal kepada secara.co melalui telfon WhatsApp nya, Kamis (4/9/2025) malam.
Fidruzal mengaku dalam sehari ia bisa mengunjungi 3 sampai 6 desa. Langkah ini dilakukan untuk memilihat kondisi desa baik pembangunan sekolah, jalan dan lainnya.
“Jadi sehari itu bisa sampai 6 desa paling dikit tiga. Nanti kan saya ngecek itu jalan sekolah terus saya laporkan itu hasil pengecekan saya,” ungkapnya.
Fidruzal menegaskan bahkan ia kadang berangkat pagi bisa pulang malam karena belusukannya itu. Camat yang kerepa nyetrika di media Facebook ini menyebabutkan hal itu menjadi kebiasaannya sejak menjadi camat.
“Saya ini ga biasa diam, makanya saya ini turun-turun ke desa-desa.” Tandasnya.
Diberikan sebelumnye, Fidruzal melalui akun Facebook pribadinya @ijalbae kerap blusukan ke tengah masyarakat. Bahkan melakukan pengecekan jalan-jalan sudah seperti pegawai inspektorat yang melakukan inspeksi terhadap bangunan kontruksi beton dengan membawa meteran.
Gaya blusukan di medsos tersebut sangat disayangkan tidak dibarengi dengan kinerja yang bagus pasalnya dalam tiga bulan Mei, Juni dan Juli dalam absensi yang diterima searah.co hampir semuanya ia tertulis Dl (Dinas Luar).
Pada bulan Mei 2025, Fidruzal tidak ada masuk kantor sama sekali sebab dalam absensi terungkap dari tanggal 1 hingga 31 dalam keterangan DL.
Kemudian, bulan Juni 2025, Fidruzal hanya tercatat masuk pada tanggal 13 saja seisanya DL.
Sedangkan, bulan Juli sedikit lebih banyak masuk dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya yakni selama 4 kali masuk tanggal 1, 09, 10 dan 23 ia masuk kantor selebihnya DL.
Didalam absen ini ada satu nama lain yakni Soli Rahman pada bulan Mei 2025 dalam absensi tercatat DL tidak ada satu pun masuk kantor begitupun dengan bulan Juni dan Juli juga tidak masuk sama sekali.
Sumber tertutup searah.co menyebutkan camat tersebut banyak DL dan nyaris hampir tidak pernah masuk kantor. Alih-alih blusukan justru tugas di kantor diduga terbengkalai.
“Dio tu sibuk blusukan terus kayanya kantor dak diurus lagi. Banyak pencitraan.” Tandasnya.





