SEARAH.CO — Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Kecamatan Muara Papalik tidak dapat mendali ia mengklaim menggunakan putra daerah berbeda dengan kecamatan lainya gunakan khafilah cataran.
“Kalau kami putra daerah semua yang kami ambil dari penjaringan MTQ kecamatan kemarin yang juara satu yang kami ambil,” kata Camat Muara Papalik Fidruzal, kepada searah.co melalui telfon WhatsApp nya, Kamis (4/9/2025) malam.
Mantan pegawai di DPRD Tanjabbar ini mengaku 97 persen ia menggunakan putra daerah. Ia berdalih hal itu ia lakukan untuk memberdayakan putra daerah di daerah tersebut.
“Yang cataran Ado beberapo cuman, cuman hasilnya Samo Bae. Kecamatan lain cataran galo pakai bus-bus dari Ilir (red, Tungkal Ilir),” ujarnya.
Fidruzal menegaskan ia bangga dengan putra daerah yang ia ambil dari desa-desa diwilayahnya meski tidak mendapatkan mendali.
“Kami bangga, bahkan kami sampaikan ke mereka (red, Kafilah) kita belum berhasil cuman ini yang terbaik,” ujarnya.
Ditanya kecamatan mana saja yang menggunakan cataran. Fidruzal engan memberikan komentar terkait camat mana saja yang menggunakan cataran. Namun ia memastikan kecamatan lain banyak menggunakan khafilah cataran.
“Camat mana saja pak?. Wah itu dak biso sayo sebut buka punyo orang namo nyo.” Tandasnya.





